Jumat, 20 Januari 2012

Motor Berkabin dan Canopy, Serasa Naik Sedan


Hujan musuh utama pengendara motor. Namun sebentar lagi bukan masalah. Beberapa pabrikan otomotif sudah mengembangkan besutan berpenutup alias canopy teknologi tinggi.

Seperti skuter tiga roda berpengerak listrik rancangan insinyur Honda. Yaitu Honda E Canopy pada gelaran Tokyo Motor Show 2011. Merupakan angkutan masa depan berteknologi EV (Electric Vehicle). Bagian belakangnya bisa dimanfaatkan untuk membawa barang.

Sebetulnya pengembangan teknologi Honda Gyro yang sudah diproduksi Honda. Di Jepang, E Canopy banyak dipakai untuk keperluan delivery lantaran tersedia box untuk membawa barang.

Masih dari Honda, pada Geneva Auto Show 2010 lalu menampilkan Honda 3R-C. Skuter konsep 3 roda ini lebih canggih lantaran pengendara serasa naik mobil, seluruh kabinnya tertutup. Yup, dilengkapi kabin dengan pintu dan jendela.

Honda 3R-C mengandalkan tenaga baterai ini hasil pengembangan pusat desain dan penelitian Honda di Milan, Italia. Sipnya, atap atau canopy bisa dibuka-tutup otomatis layaknya sedan convertible.

Tapi, paling spektakuler besutan dua roda hasil rancangan Lit Motor, sebuah perusahaan otomotif yang bermarkas di San Fransisco, AS. Meskipun hanya dua roda, kabin didesain tertutup rapat.

Buat keseimbangan sulit dong? Tenang, besutan diberi nama C-1 ini dilengkapi teknologi electronically-controlled gyroscopic stabilizing system. Meskipun tanpa penyanggah, bodi tetap tegak berdiri walau berhenti. Malah dari hasil simulasi yang dilakukan, tetap tegak meski terkena benturan keras  dari samping.

Menurut Daniel Kim, desainer sekaligus CEO Lit Motor mengatakan, motor ini mengadopsi teknologi KERS atau Kinetic Energy Recovery System. Energi kinetik yang biasanya hilang saat proses pengereman dialihkan untuk memutar roda gila atau flywheels. Selain membantu stabilitas, roda gila itu juga akan menyalurkan kembali tenaga untuk menggerakkan kendaraan ini yang bikin  baterai bisa lebih hemat.

Asyiknya dilengkapi koneksi internet membuat pengendaranya dapat informasi kondisi lalu lintas atau ramalan cuaca. Kabarnya bakal diproduksi 2013, dengan harga US$24.000 sekitar Rp 218 juta. Bisa ditekan sampai US$16.000 atau Rp145 juta, syaratnya motor sudah diproduksi masal di 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar